Part 3
Bruk………!
Ada apa dengan orang – orang
di kampus ini….? Mengapa terlalu banyak kejadian yang tidak menyenangkan ku
alami….? Apa salahku pada mereka….? Arrrgghhh..aku bisa gila karena ini semua…
aku sudah tidak tahan lagi….ini semua gara-gara si artis belagu itu..Lee jong
hyun…kau harus mempertanggung-jawabkan semua yang ku alami karenamu…
“Apa kau tidak apa-apa….?”
Tanya seseorang padaku lalu mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri.
“ne…gwencana….”kataku lalu
menyambut uluraan tangannya untuk berdiri. “gomawoyo atas bantuannya…”
“Iyaa..sama-sama…” katanya
tersenyum. “tapi sepertinya mereka sengaja mendorongmu hingga kau terjatuh..?”
“oh kau melihatnya….?”kataku
kaget. “jangan terlalu dipikirkan….aku sudah sering mengalaminya…” kataku
berlagak acuh tak acuh padahal sebenarnya aku sudah muak dengan semua ini.
“Begitu….tapi mengapa…? Apa
kau mengenal mereka….?”Tanya seseorang itu bingung lalu mengajakku duduk di
kursi tidak jauh dari tempatku terjatuh.
“Ani….yang aku tau mereka
adalah fans berat seseorang yang ku damping untuk mengenal kampuz ini..karena
dia adalah mahasiswa pindahan yang kebetulan sekelas denganku. Aku memanggilnya
si artis belagu….kau tau…..dia benar-benar menyebalkan…” kataku panjang lebar.
“Benarkah…..?”katanya
membelalakan matanya tanda tidak percaya.
“Iyaa benar….berkata
seenaknya dan suka sekali menghina orang.. memangnya karena dia artis dia bisa
bersikap seperti itu padaku….? Aku benar-benar kesal di buatnya…belum lagi
perlakuan fans-fansnya yang gila itu…mereka menyuruhku jangan mendekati jong
hyun…sapa juga yang mendekati jong hyun..kalo bukan jadi pendampingnya selama
seminggu..aku ogah dekat-dekat dia… merusak ketentraman hariku saja….”
“Hehehehe…kau benar – benar
lucu…..” katanya disela tawanya. “apa kau begitu membencinya hingga wajahmu
terlihat menyeramkan seperti itu…”
“benarkah terlihat jelas
diwajahku….? aiizzhh jinjja…memalukan..” kataku lalu menyembunyikan wajahku
yang merah karena menahan malu.
“Gak apa-apa…gak perlu malu
padaku…”
“Tapi kok aku malah
curhat….mian membuatmu mendengarkan cerita yang membosankan ini…” kataku merasa
bersalah. Pasti dia menganggapku tidak sopan. Menceritakan sesuatu yang gak
baik sama orang yang gak aku kenal. ahh…kim sora, lain kali kau harus bisa
menjaga mulutmu.
“Gwencana…..bukankah kita
teman…..?”
“O..ne! tapi mian aku
merecokimu dengan cerita yang membosankan sampai lupa memperkenalkan diriku…”
kataku lalu mengulurkan tanganku padanya. “kim sora tapi kau bisa memanggilku
sora…”
“lee joon…”katanya lalu
menyambut uluran tanganku untuk bersalaman.
“Yaa si mata empat…..” teriak
seseorang yang sangat ku kenal. siapa lagi kalo bukan lee jong hyun artis
belagu itu. Mengapa dia selalu membuatku kesal…? Tidak bisakah dia memanggil
namaku…?
“Eh mian…orang yang ku maksud
sudah memanggilku…”kataku lalu menunjuk lee jong hyun yang berdiri dengan
tatapan yang susah di artikan. Ada apa dengannya..? mengapa menatapku seperti
itu…? “ aku pergi dulu…senang berkenalan denganmu…”
“Ne….senang juga berkenalan
denganmu.. lain kali kita ngobrol lagi yaa…?”
“Bye…………..” kataku lalu
berlari menghampiri lee jong hyun.
Benar-benar orang ini tidak
bisa membiarkanku bernapas lega sedikit saja… sampai waktuku bersama jiyeongpun
tidak ada hanya karena dia. Benar-benar menyusahkan saja….! Tapi syukurlah hari
ini adalah hari terakhir aku mendampinginya jadi gak apalah karena besok aku
sudah terbebas darinya. Aku sudah tidak sabar menunggu besok.
“Yaa..bukankah sudah ku
bilang namaku sora bukan si mata empat…? Kenapa kau selalu memanggilku dengan
sebutan itu…?” kataku kesal saat berdiri tepat didepannya.
“Kenapa malah kau yang
marah…? Harusnya aku yang marah…jangan mentang – mentang hari ini hari
terakhirmu menjadi pendampingku, kau malah pura-pura melupakannya….” Katanya dengan
tatapan menyalahkan lalu melangkah pergi.
“jangan sembarang bicara….aku
tidak melupakannya… “ kataku lalu mengikutinya.
“Benarkah…..??” katanya lalu
menghentikan langkahnya. Berbalik menatapku.”lalu itu tadi apa…? Bukankah kau
sedang kencan….? Kau jelas sengaja melupakannya…” katanya lagi dengan sedikit senyum
tersungging di sudut bibirnya. Senyum mengejek.
“ahh sudahlah…aku malas
bertengkar dengan’mu….gak ada habisnya..” kataku lalu melangkah pergi.
“Kau tak mau menjawabnya
karena tebakanku benarkan….?apa dia namjachingumu…?” Katanya lagi lalu
mengikutiku.
“yaa bisakah kau diam….kenapa
kau begitu mau tau urusan orang…”teriakku kesal. Benar-benar menyebalkan.
“ck.ck.ck….apa yang dia lihat
namja itu hingga menyukai orang seperti’mu..gak ada menariknya sama sekali….”
“setidaknya dia lebih baik dari’mu….”kataku
dengan sedikit mengejek. Rasakan…kau pasti tidak terima aku lebih memilih lee
joon daripada kau yang artis tapi belagu.
“apa kau menghinaku
sekarang….? Jangan samakan..aku lebih baik darinya apalagi aku artis dan dia
bukan siapa-siapa…” kata jong hyun kesal.
“Arasseo……”kataku tersenyum
melihat reaksinya. Seperti yang aku bayangkan. Emang enak..makanya jangan suka
bicara sembarangan.
“Jangan senyum-senyum….aku
punya tugas buatmu….” Katanya masih dengan tampang kesal lalu mengeluarkan
sesuatu dari dalam tasnya. “ini daftar buku yang aku butuhkan…kamu cari di
perpustakaan lalu buatkan aku makalah. Sebentar malam antar di
kediamanku…karena aku harus mempelajarinya untuk ujian besok….’ Katanya lagi
lalu menyerahkan kertas itu padaku.
“itu khan tugasmu kenapa
harus aku yang mengerjakannya….? Lagian tugas aku juga banyak yang harus aku
selesaikan…”protesku dengan enggan menerima kertas itu.
“Bisakah kau sekali ini diam
dan turuti saja apa kataku….apa sih susahnya buatmu…?”
“tidak bisakah kau mengerjakannya
sendiri…?”
“Tidak…”katanya dengan
menggelengkan kepalanya. “aku ada latihan hari ini karena besok aku ada jadwal
konser.aku tidak sempat mengerjakannya..”
“Tapi……..”
“Aku pergi……” katanya lalu
berlalu dari hadapanku. “ingat…jangan lupa mengantarnya sebentar
malam….alamatnya sudah ada aku tulis di kertas itu…awas sampai lupa…” katanya
lagi lalu melambaikan tangannya berlalu tanpa mau mendengarkan kata-kataku.
Dasar orang tak tahu
adat….seenaknya saja menyuruhku mengerjakan tugasnya…memangnya dia pikir aku
hanya santai gak punya tugas yang harus aku selesaikan.. benar-benar
menyebalkan. Tapi, kalau memang dia ada jadwal latihan buat konser besok
berarti dia memang tidak punya waktu mengerjakan’nya. baiklah…tidak
apa-apa..kali ini aku membantu’mu hitung-hitung hari terakhir kau menggangguku
karena besok aku sudah bebas.
***********************
Ruang latihan…………..
Mengapa perasaanku jadi
kacau..gak jelas seperti ini….? Ada apa denganku….? Tapi kenapa aku terlihat
gak senang melihat sora bersama namja itu….? Memangnya kenapa kalo dia
mempunyai pacar…? itu khan haknya…! Apa urusannya sama aku…?
Aku gak suka melihatnya bisa
tertawa bahagia bersama namja itu..kenapa itu bukan denganku…? kenapa harus
namja itu….? Apa sih kelebihannya di banding aku…? Lagian kalau di lihat aku
lebih baik dari namja itu….tapi kenapa denganku dia terlihat kasar dan
jutek…bicara gak pernah baik….
Apa dia marah karena aku
sering memanggilnya si mata empat…? Tapi itu khan kenyataan… apa itu salah…?
Apa aku mulai menyukainya…? Tidak mungkin..Ahh molla…..aku bingung dengan apa
yang aku rasakan. Tapi bagus juga, mulai besok dia tidak lagi mendampingiku
jadi aku bebas melakukan semua tanpa harus diikuti olehnya. Membuat kharismaku
hilang saja di mata fans-fansku di kampus karena terus bersama dia.
Mungkin aku terlalu tegang
memikirkan konser besok sampai pikiran dan juga perasaanku agak sedikit tegang.
Baiklah lupakan tentang si mata empat itu dan saatnya konsentrasi buat latihan
persiapan konser besok.
“Yaa hyung…..? apa yang
sedang kau pikirkan….?” Kata min hyuk mengagetkanku.
“O…aniya…Wae….?” Kata jong
hyun kaget. “Mengapa kalian menatapku seperti itu…? Mari lanjutkan
latihannya….” Kata jong hyun risih di tatap oleh ketiga temannya.
“gimana mau latihan kalo
hyung daritadi gak konsentrasi…”timpal jung shin di ikuti tatapan mengiyakan
dari yong hwa dan min hyuk.
“Eh Mianhae….aku gak akan
mengulanginya…” kata jong hyun dengan perasaan bersalah.
“Yaa sudah..kita istirahat
sebentar nanti di lanjut lagi latihannya..”sahut yong hwa lalu berjalan menuju
sofa dan menjatuhkan badannya di atas sofa.
“Tapi hyung….ada apa
denganmu….? Apa terjadi sesuatu di kampus…?”Tanya min hyuk lalu meneguk
minumannya.
“Ani…kuliahku baik-baik
saja…mungkin aku terlalu memikirkan konser besok…” jelas jong hyun.
“Ouw…santai saja jong hyun..
bukankah kita sudah sering melakukan konser seperti ini ketika di jepang…?
Semua pasti baik-baik saja…”kata yong hwa.
“Iyaa…”
“Hyung..gimana kabar si mata
empat’mu itu…? Apa dia masih menyebalkan…” Tanya jung shin.
“yaa, dia bukan si mata
empatku..”jelas jong hyun sedikit kesal mendengar kata min hyuk. “ seperti
biasa masih menyebalkan tapi baaguslah hari ini dia sudah berakhir jadi
pendampingku dan mulai besok aku terbebas dari orang menyebalkan seperti dia…”
jelas jong hyun lagi dengan tersenyum.
“benarkah….? Atau malah
sebaliknya kau telah mulai menyukainya…” sahut yong hwa.
“Benarkah itu hyung..? pantas
akhir-akhir ini kau bertingkah aneh..?” timpal min hyuk lagi.
“ apa-apaan kalian ini….? Mana
mungkin aku menyukainya….dia jauh dari tipeku…” kata jong hyun kesal lalu
berdiri mengambil gitarnya. “lebih baik kita lanjutkan latihan …”
“jika kau menghindar begitu
berarti kenyataannya adalah sebaliknya…” Kata yong hwa lalu berdiri siap
melanjutkan latihan.
“ wah…sepertinya kita akan
menang taruhan hyung….” Sahut min hyuk yang juga berdiri menuju balik drumnya.
“Iyaa..hyung siap-siap saja
jadi pelayan kami selama 1 minggu….” Kata jung shin lalu tertawa.
************************
Dorm………..
“Hyung, coba lihat…….?”kata
min hyuk lalu menunjuk kearah dorm. Ketika kami pulang dari latihan.“Apa yang
dia lakukan…?”
“ kira-kira siapa itu hyung….?
Apa dia stalker….?” Sahut jung shin.
“Mwo…..? stalker……..?”teriak
yong hwa, jong hyun dan min hyuk bersamaan.
“Iya…..ngapain dia mondar
mandir gak jelas seperti itu di depan dorm kalo bukan seorang stalker…?”
“Iya juga yaa…..”kata yong
hwa berpikir.
“Apa yang harus kita lakukan
hyung….? Apa kita harus menunggunya pergi baru kita masuk dalam rumah…?” Tanya
min hyuk.
“Apa yang kalian bicarakan….?
kalo stalker, dia gak mungkin terang-terangan seperti itu…” kata jong hyun lalu
membuka pintu turun dari mobil. “Ayo….apa kalian akan berdiam diri dalam mobil
sampai besok….?” Tanya jong hyun lagi. Mereka bertigapun mengikuti jong hyun
turun dari mobil. Menuju dorm.
“Yaa, apa yang sedang kau
lakukan mondar mandir di depan rumah orang….?” Kata jong hyun sambil menepuk
pundak orang itu.
“Aiizzzhh,,kau mengagetkanku
saja….” Kata orang itu lalu membalikkan badannya.
“Si mata empat……”kata jong
hyun kaget mengetahui orang itu siapa.
“Yaa, bukankah sudah ku
bilang namaku bukan si mata empat…?”
“jong hyun, apa kau akan membiarkan
temanmu di luar….? Ajak dia masuk…..” kata yong hwa lalu melewati mereka masuk
ke dalam dorm di ikuti min hyuk dan jung shin.
“Ayo masuk…..”ajak jong hyun lalu melangkah
masuk. Tapi aku hanya terdiam di tempatku berdiri.. apa aku harus masuk tapi
ini khan rumah isinya semua namja.
“Apa yang kau lakukan berdiri
di situ…? Kami gak akan memakanmu jika kau masuk..” jelas jong hyun lagi. Dan
akupun mengangguk dan mengikutinya masuk.
“Annyeong
haseyo……………..”sapaku ketika masuk.
“Annyeong haseyo………..”jawab
jung shin dan min hyuk bersamaan.
“Silahkan duduk nuna….anggap
saja rumah sendiri….”kata min hyuk lalu mengambil remote dan menyalakan tv.
“Ne….”kataku malu-malu lalu
duduk di sofa yang bersebrangan dengan mereka berdua.
“apa nuna yang di panggil si
mata empat oleh jong hyun hyung….?”Tanya jung shin.
Pletak………….
“apa kau tidak di ajarkan bicara sopan dengan
seseorang yang lebih tua darimu..?” kata jong hyun tajam sambil menjitak kepala
jung shin. “Jangan dengarkan dia…dia suka bicara sembarangan..” kata jong hyun
sambil menatapku lalu menaruh minuman di atas meja. “Minumlah….”
“Ne…..” jawabku sopan. Kaget
juga ternyata sikap jong hyun di kampus dengan di rumah beda. Dia memposisikan
dirinya sebagai hyung yang baik. Tapi dia sangat keterlaluan masa tetap
mengataiku si mata empat. Bukankah sudah ku peringkatkan jangan memanggilku
seperti itu. Dasar….membuatku salah tingkah di depan teman-temannya.
“Yaa….sakit hyung….”kata jung
shin lalu mengelus kepalanya yang sakit. “Bukan begitu nuna… jong hyun hyung
sering menceritakan nuna dan hyung sering menyebut si mata empat jadi ku pikir
pasti nuna karena ciri-cirinya sama persis dengan nuna….”jelas jung shin
santai.
“Yaa….bisakAh kau diam
sedikit….? Atau kau mau minta tambahan
pukulan….?”gertak jong hyun sambil menunjukkan tangannya.
“Aiizzhh…..kenapa kau galak
sekali hyung….?” Kata jung shin lalu beranjak dari duduknya. “Aku ke kamar dulu
nuna…padahal aku masih ingin ngobrol banyak dengan nuna..ada yang ingin aku
tanyakan tapi sepertinya lain kali saja…ada yang sedang galak hari ini…..” kata
jung shin lagi sambil melirik nakal kearah jong hyun lalu tertawa.
“ne…..”kataku ikut tertawa.
“Apa yang kau ketawakan….?
Emang lucu yaa….?”kata jong hyun kesal.
“Ani……”kataku lalu berusaha
menghentikan tawaku. “Oh iya….ini makalah yang ku buatkan….” Kataku lagi lalu
menyodorkan makalah itu pada jong hyun,
“Oh..gomawo….”
“Kalo begitu….aku pulang
dulu…..!”kataku lalu beranjak dari dudukku untuk pamit pulang.
“Baiklah…..”kata jong hyun
lalu ikut berdiri mengantarku di depan pintu.
“Tunggu nuna…..ada sesuatu
yang akan ku berikan padamu….” teriak min hyuk lalu mengambil sesuatu dari
balik tasnya dan memberikannya padaku. “Ini tiket konser kami besok nuna..
datanglah…aku sengaja memberi nuna 2 tiket biar nuna bisa ajak teman atau siapa
datang bersama nuna…”
“Oh…gomawo…..aku pasti
datang..”kataku tersenyum lalu menerimanya. “Baiklah…kalo begitu aku permisi.
Maaf sudah mengganggu waktu kalian…annyeong…..”kataku lagi lalu berlalu
meninggalkan dorm.
“Annyeong……..” jawab jong
hyun dan min hyuk bersamaan.
“Hati-hati nuna….”kata min
hyuk lagi lalu beranjak masuk dalam rumah diikuti jong hyun.
****************
“Sora…..cepatlah sedikit.. kita sudah
terlambat…”kata jiyeong sambil berlari – lari menuju tempat konser.
“Yaa jiyeong…tunggu
aku…”kataku sambil berusaha mengikuti jiyeong.
“Cepatlah…konsernya sudah
mulai 5 menit yang lalu….kalau kau terus berjalan seperti itu bisa-bisa kita
sampai konsernya sudah usai….”
“Ini semua salahmu…..terlalu
lama berdandan….memangnya kau mau nonton konser apa ikut fashion show…..?”
“Wajarlah….namanya saja mau
ketemu artis idola..aku harus dandan yang cantik….harus mempersiapkan
penampilan maksimalku..”
“ahh molla…..”
Akhirnya kami tiba di tempat
konser dan benar saja, konsernya sudah mulai.
“sora, coba kau lihat…..jong
hyun tampan bukan….? Dia kelihatan beda ketika di kampuz dengan melihatnya
sekarang berdiri memainkan gitarnya itu….?” Kata jiyeong terpesona.
“Hmnnn…….” Gumamku.
“Yaa, apa kau mendengar apa
yang aku katakan….?”
“Iyaa. Aku dengar….”
“Aku tidak sia-sia menyukai
mereka selama ini…penampilan mereka sangat baik…kau lihat betapa banyaknya
orang-orang yang datang pada konser ini…? Ini menandakan mereka mempunya fans
yang begitu menyukai mereka….”
“Iya….”
“cn.blue is the
best…saranghae…………”
“Yaa, apa yang kau
lakukan……?” kataku lalu mencubit lengan jiyeong.
“Memangnya kenapa…..?”
“apa kau tidak malu….?”
“kenapa harus malu…..? semua
orang berteriak begitu…..ayo,kau juga cobalah berteriak….”
“Gak mau……”
“Ahh kau memang payah
sora….”kata jiyeong lalu terus berteriak histeris.
Melihat jong hyun di atas
panggung seperti ini..dia memang terlihat beda. Tidak seperti jong hyun yang ku
kenal. dia tersenyum bahagia..ternyata dia manis juga kalo tersenyum. Dia
benar-benar terlihat seperti seorang artis jika seperti ini. Andaikan dia
tersenyum seperti itu jika bersamaku, mungkin aku akan baik padanya atau
mungkin menyukainya. Tapi sayangnya sikapnya tidak seperti itu jika bertemu
denganku.
Mwo…..? apa yang aku
pikirkan….? Mengapa aku berharap seperti itu…? Apa aku menyukainya….? Tidak
mungkin….aku tidak mungkin menyukai jong hyun yang belagu dan sombong….
TO BE CONTINUE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar