Free Flower Cursors at www.totallyfreecursors.com
SEINDAH LANGIT BIRU: First Sight (3)

Rabu, 19 September 2012

First Sight (3)




Part 3
Bruk………!
Ada apa dengan orang – orang di kampus ini….? Mengapa terlalu banyak kejadian yang tidak menyenangkan ku alami….? Apa salahku pada mereka….? Arrrgghhh..aku bisa gila karena ini semua… aku sudah tidak tahan lagi….ini semua gara-gara si artis belagu itu..Lee jong hyun…kau harus mempertanggung-jawabkan semua yang ku alami karenamu…
“Apa kau tidak apa-apa….?” Tanya seseorang padaku lalu mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri.
“ne…gwencana….”kataku lalu menyambut uluraan tangannya untuk berdiri. “gomawoyo atas bantuannya…”
“Iyaa..sama-sama…” katanya tersenyum. “tapi sepertinya mereka sengaja mendorongmu hingga kau terjatuh..?”
“oh kau melihatnya….?”kataku kaget. “jangan terlalu dipikirkan….aku sudah sering mengalaminya…” kataku berlagak acuh tak acuh padahal sebenarnya aku sudah muak dengan semua ini.
“Begitu….tapi mengapa…? Apa kau mengenal mereka….?”Tanya seseorang itu bingung lalu mengajakku duduk di kursi tidak jauh dari tempatku terjatuh.
“Ani….yang aku tau mereka adalah fans berat seseorang yang ku damping untuk mengenal kampuz ini..karena dia adalah mahasiswa pindahan yang kebetulan sekelas denganku. Aku memanggilnya si artis belagu….kau tau…..dia benar-benar menyebalkan…” kataku panjang lebar.
“Benarkah…..?”katanya membelalakan matanya tanda tidak percaya.
“Iyaa benar….berkata seenaknya dan suka sekali menghina orang.. memangnya karena dia artis dia bisa bersikap seperti itu padaku….? Aku benar-benar kesal di buatnya…belum lagi perlakuan fans-fansnya yang gila itu…mereka menyuruhku jangan mendekati jong hyun…sapa juga yang mendekati jong hyun..kalo bukan jadi pendampingnya selama seminggu..aku ogah dekat-dekat dia… merusak ketentraman hariku saja….”
“Hehehehe…kau benar – benar lucu…..” katanya disela tawanya. “apa kau begitu membencinya hingga wajahmu terlihat menyeramkan seperti itu…”
“benarkah terlihat jelas diwajahku….? aiizzhh jinjja…memalukan..” kataku lalu menyembunyikan wajahku yang merah karena menahan malu.
“Gak apa-apa…gak perlu malu padaku…”
“Tapi kok aku malah curhat….mian membuatmu mendengarkan cerita yang membosankan ini…” kataku merasa bersalah. Pasti dia menganggapku tidak sopan. Menceritakan sesuatu yang gak baik sama orang yang gak aku kenal. ahh…kim sora, lain kali kau harus bisa menjaga mulutmu.
“Gwencana…..bukankah kita teman…..?”
“O..ne! tapi mian aku merecokimu dengan cerita yang membosankan sampai lupa memperkenalkan diriku…” kataku lalu mengulurkan tanganku padanya. “kim sora tapi kau bisa memanggilku sora…”
“lee joon…”katanya lalu menyambut uluran tanganku untuk bersalaman.
“Yaa si mata empat…..” teriak seseorang yang sangat ku kenal. siapa lagi kalo bukan lee jong hyun artis belagu itu. Mengapa dia selalu membuatku kesal…? Tidak bisakah dia memanggil namaku…?
“Eh mian…orang yang ku maksud sudah memanggilku…”kataku lalu menunjuk lee jong hyun yang berdiri dengan tatapan yang susah di artikan. Ada apa dengannya..? mengapa menatapku seperti itu…? “ aku pergi dulu…senang berkenalan denganmu…”
“Ne….senang juga berkenalan denganmu.. lain kali kita ngobrol lagi yaa…?”
“Bye…………..” kataku lalu berlari menghampiri lee jong hyun.
Benar-benar orang ini tidak bisa membiarkanku bernapas lega sedikit saja… sampai waktuku bersama jiyeongpun tidak ada hanya karena dia. Benar-benar menyusahkan saja….! Tapi syukurlah hari ini adalah hari terakhir aku mendampinginya jadi gak apalah karena besok aku sudah terbebas darinya. Aku sudah tidak sabar menunggu besok.
“Yaa..bukankah sudah ku bilang namaku sora bukan si mata empat…? Kenapa kau selalu memanggilku dengan sebutan itu…?” kataku kesal saat berdiri tepat didepannya.
“Kenapa malah kau yang marah…? Harusnya aku yang marah…jangan mentang – mentang hari ini hari terakhirmu menjadi pendampingku, kau malah pura-pura melupakannya….” Katanya dengan tatapan menyalahkan lalu melangkah pergi.
“jangan sembarang bicara….aku tidak melupakannya… “ kataku lalu mengikutinya.
“Benarkah…..??” katanya lalu menghentikan langkahnya. Berbalik menatapku.”lalu itu tadi apa…? Bukankah kau sedang kencan….? Kau jelas sengaja melupakannya…” katanya lagi dengan sedikit senyum tersungging di sudut bibirnya. Senyum mengejek.
“ahh sudahlah…aku malas bertengkar dengan’mu….gak ada habisnya..” kataku lalu melangkah pergi.
“Kau tak mau menjawabnya karena tebakanku benarkan….?apa dia namjachingumu…?” Katanya lagi lalu mengikutiku.
“yaa bisakah kau diam….kenapa kau begitu mau tau urusan orang…”teriakku kesal. Benar-benar menyebalkan.
“ck.ck.ck….apa yang dia lihat namja itu hingga menyukai orang seperti’mu..gak ada menariknya sama sekali….”
“setidaknya dia lebih baik dari’mu….”kataku dengan sedikit mengejek. Rasakan…kau pasti tidak terima aku lebih memilih lee joon daripada kau yang artis tapi belagu.
“apa kau menghinaku sekarang….? Jangan samakan..aku lebih baik darinya apalagi aku artis dan dia bukan siapa-siapa…” kata jong hyun kesal.
“Arasseo……”kataku tersenyum melihat reaksinya. Seperti yang aku bayangkan. Emang enak..makanya jangan suka bicara sembarangan.
“Jangan senyum-senyum….aku punya tugas buatmu….” Katanya masih dengan tampang kesal lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. “ini daftar buku yang aku butuhkan…kamu cari di perpustakaan lalu buatkan aku makalah. Sebentar malam antar di kediamanku…karena aku harus mempelajarinya untuk ujian besok….’ Katanya lagi lalu menyerahkan kertas itu padaku.
“itu khan tugasmu kenapa harus aku yang mengerjakannya….? Lagian tugas aku juga banyak yang harus aku selesaikan…”protesku dengan enggan menerima kertas itu.
“Bisakah kau sekali ini diam dan turuti saja apa kataku….apa sih susahnya buatmu…?”
“tidak bisakah kau mengerjakannya sendiri…?”
“Tidak…”katanya dengan menggelengkan kepalanya. “aku ada latihan hari ini karena besok aku ada jadwal konser.aku tidak sempat mengerjakannya..”
“Tapi……..”
“Aku pergi……” katanya lalu berlalu dari hadapanku. “ingat…jangan lupa mengantarnya sebentar malam….alamatnya sudah ada aku tulis di kertas itu…awas sampai lupa…” katanya lagi lalu melambaikan tangannya berlalu tanpa mau mendengarkan kata-kataku.
Dasar orang tak tahu adat….seenaknya saja menyuruhku mengerjakan tugasnya…memangnya dia pikir aku hanya santai gak punya tugas yang harus aku selesaikan.. benar-benar menyebalkan. Tapi, kalau memang dia ada jadwal latihan buat konser besok berarti dia memang tidak punya waktu mengerjakan’nya. baiklah…tidak apa-apa..kali ini aku membantu’mu hitung-hitung hari terakhir kau menggangguku karena besok aku sudah bebas.
                        ***********************
Ruang latihan…………..
Mengapa perasaanku jadi kacau..gak jelas seperti ini….? Ada apa denganku….? Tapi kenapa aku terlihat gak senang melihat sora bersama namja itu….? Memangnya kenapa kalo dia mempunyai pacar…? itu khan haknya…! Apa urusannya sama aku…?
Aku gak suka melihatnya bisa tertawa bahagia bersama namja itu..kenapa itu bukan denganku…? kenapa harus namja itu….? Apa sih kelebihannya di banding aku…? Lagian kalau di lihat aku lebih baik dari namja itu….tapi kenapa denganku dia terlihat kasar dan jutek…bicara gak pernah baik….
Apa dia marah karena aku sering memanggilnya si mata empat…? Tapi itu khan kenyataan… apa itu salah…? Apa aku mulai menyukainya…? Tidak mungkin..Ahh molla…..aku bingung dengan apa yang aku rasakan. Tapi bagus juga, mulai besok dia tidak lagi mendampingiku jadi aku bebas melakukan semua tanpa harus diikuti olehnya. Membuat kharismaku hilang saja di mata fans-fansku di kampus karena terus bersama dia.
Mungkin aku terlalu tegang memikirkan konser besok sampai pikiran dan juga perasaanku agak sedikit tegang. Baiklah lupakan tentang si mata empat itu dan saatnya konsentrasi buat latihan persiapan konser besok.
“Yaa hyung…..? apa yang sedang kau pikirkan….?” Kata min hyuk mengagetkanku.
“O…aniya…Wae….?” Kata jong hyun kaget. “Mengapa kalian menatapku seperti itu…? Mari lanjutkan latihannya….” Kata jong hyun risih di tatap oleh ketiga temannya.
“gimana mau latihan kalo hyung daritadi gak konsentrasi…”timpal jung shin di ikuti tatapan mengiyakan dari yong hwa dan min hyuk.
“Eh Mianhae….aku gak akan mengulanginya…” kata jong hyun dengan perasaan bersalah.
“Yaa sudah..kita istirahat sebentar nanti di lanjut lagi latihannya..”sahut yong hwa lalu berjalan menuju sofa dan menjatuhkan badannya di atas sofa.
“Tapi hyung….ada apa denganmu….? Apa terjadi sesuatu di kampus…?”Tanya min hyuk lalu meneguk minumannya.
“Ani…kuliahku baik-baik saja…mungkin aku terlalu memikirkan konser besok…” jelas jong hyun.
“Ouw…santai saja jong hyun.. bukankah kita sudah sering melakukan konser seperti ini ketika di jepang…? Semua pasti baik-baik saja…”kata yong hwa.
“Iyaa…”
“Hyung..gimana kabar si mata empat’mu itu…? Apa dia masih menyebalkan…” Tanya jung shin.
“yaa, dia bukan si mata empatku..”jelas jong hyun sedikit kesal mendengar kata min hyuk. “ seperti biasa masih menyebalkan tapi baaguslah hari ini dia sudah berakhir jadi pendampingku dan mulai besok aku terbebas dari orang menyebalkan seperti dia…” jelas jong hyun lagi dengan tersenyum.
“benarkah….? Atau malah sebaliknya kau telah mulai menyukainya…” sahut yong hwa.
“Benarkah itu hyung..? pantas akhir-akhir ini kau bertingkah aneh..?” timpal min hyuk lagi.
“ apa-apaan kalian ini….? Mana mungkin aku menyukainya….dia jauh dari tipeku…” kata jong hyun kesal lalu berdiri mengambil gitarnya. “lebih baik kita lanjutkan latihan …”
“jika kau menghindar begitu berarti kenyataannya adalah sebaliknya…” Kata yong hwa lalu berdiri siap melanjutkan latihan.
“ wah…sepertinya kita akan menang taruhan hyung….” Sahut min hyuk yang juga berdiri menuju balik drumnya.
“Iyaa..hyung siap-siap saja jadi pelayan kami selama 1 minggu….” Kata jung shin lalu tertawa.
************************
Dorm………..
“Hyung, coba lihat…….?”kata min hyuk lalu menunjuk kearah dorm. Ketika kami pulang dari latihan.“Apa yang dia lakukan…?”
“ kira-kira siapa itu hyung….? Apa dia stalker….?” Sahut jung shin.
“Mwo…..? stalker……..?”teriak yong hwa, jong hyun dan min hyuk bersamaan.
“Iya…..ngapain dia mondar mandir gak jelas seperti itu di depan dorm kalo bukan seorang stalker…?”
“Iya juga yaa…..”kata yong hwa berpikir.
“Apa yang harus kita lakukan hyung….? Apa kita harus menunggunya pergi baru kita masuk dalam rumah…?” Tanya min hyuk.
“Apa yang kalian bicarakan….? kalo stalker, dia gak mungkin terang-terangan seperti itu…” kata jong hyun lalu membuka pintu turun dari mobil. “Ayo….apa kalian akan berdiam diri dalam mobil sampai besok….?” Tanya jong hyun lagi. Mereka bertigapun mengikuti jong hyun turun dari mobil. Menuju dorm.
“Yaa, apa yang sedang kau lakukan mondar mandir di depan rumah orang….?” Kata jong hyun sambil menepuk pundak orang itu.
“Aiizzzhh,,kau mengagetkanku saja….” Kata orang itu lalu membalikkan badannya.
“Si mata empat……”kata jong hyun kaget mengetahui orang itu siapa.
“Yaa, bukankah sudah ku bilang namaku bukan si mata empat…?”
“jong hyun, apa kau akan membiarkan temanmu di luar….? Ajak dia masuk…..” kata yong hwa lalu melewati mereka masuk ke dalam dorm di ikuti min hyuk dan jung shin.
 “Ayo masuk…..”ajak jong hyun lalu melangkah masuk. Tapi aku hanya terdiam di tempatku berdiri.. apa aku harus masuk tapi ini khan rumah isinya semua namja.
“Apa yang kau lakukan berdiri di situ…? Kami gak akan memakanmu jika kau masuk..” jelas jong hyun lagi. Dan akupun mengangguk dan mengikutinya masuk.
“Annyeong haseyo……………..”sapaku ketika masuk.
“Annyeong haseyo………..”jawab jung shin dan min hyuk bersamaan.
“Silahkan duduk nuna….anggap saja rumah sendiri….”kata min hyuk lalu mengambil remote dan menyalakan tv.
“Ne….”kataku malu-malu lalu duduk di sofa yang bersebrangan dengan mereka berdua.
“apa nuna yang di panggil si mata empat oleh jong hyun hyung….?”Tanya jung shin.
Pletak………….
 “apa kau tidak di ajarkan bicara sopan dengan seseorang yang lebih tua darimu..?” kata jong hyun tajam sambil menjitak kepala jung shin. “Jangan dengarkan dia…dia suka bicara sembarangan..” kata jong hyun sambil menatapku lalu menaruh minuman di atas meja. “Minumlah….”
“Ne…..” jawabku sopan. Kaget juga ternyata sikap jong hyun di kampus dengan di rumah beda. Dia memposisikan dirinya sebagai hyung yang baik. Tapi dia sangat keterlaluan masa tetap mengataiku si mata empat. Bukankah sudah ku peringkatkan jangan memanggilku seperti itu. Dasar….membuatku salah tingkah di depan teman-temannya.
“Yaa….sakit hyung….”kata jung shin lalu mengelus kepalanya yang sakit. “Bukan begitu nuna… jong hyun hyung sering menceritakan nuna dan hyung sering menyebut si mata empat jadi ku pikir pasti nuna karena ciri-cirinya sama persis dengan nuna….”jelas jung shin santai.
“Yaa….bisakAh kau diam sedikit….?  Atau kau mau minta tambahan pukulan….?”gertak jong hyun sambil menunjukkan tangannya.
“Aiizzhh…..kenapa kau galak sekali hyung….?” Kata jung shin lalu beranjak dari duduknya. “Aku ke kamar dulu nuna…padahal aku masih ingin ngobrol banyak dengan nuna..ada yang ingin aku tanyakan tapi sepertinya lain kali saja…ada yang sedang galak hari ini…..” kata jung shin lagi sambil melirik nakal kearah jong hyun lalu tertawa.
“ne…..”kataku ikut tertawa.
“Apa yang kau ketawakan….? Emang lucu yaa….?”kata jong hyun kesal.
“Ani……”kataku lalu berusaha menghentikan tawaku. “Oh iya….ini makalah yang ku buatkan….” Kataku lagi lalu menyodorkan makalah itu pada jong hyun,
“Oh..gomawo….”
“Kalo begitu….aku pulang dulu…..!”kataku lalu beranjak dari dudukku untuk pamit pulang.
“Baiklah…..”kata jong hyun lalu ikut berdiri mengantarku di depan pintu.
“Tunggu nuna…..ada sesuatu yang akan ku berikan padamu….” teriak min hyuk lalu mengambil sesuatu dari balik tasnya dan memberikannya padaku. “Ini tiket konser kami besok nuna.. datanglah…aku sengaja memberi nuna 2 tiket biar nuna bisa ajak teman atau siapa datang bersama nuna…”
“Oh…gomawo…..aku pasti datang..”kataku tersenyum lalu menerimanya. “Baiklah…kalo begitu aku permisi. Maaf sudah mengganggu waktu kalian…annyeong…..”kataku lagi lalu berlalu meninggalkan dorm.
“Annyeong……..” jawab jong hyun dan min hyuk bersamaan.
“Hati-hati nuna….”kata min hyuk lagi lalu beranjak masuk dalam rumah diikuti jong hyun.
****************
 “Sora…..cepatlah sedikit.. kita sudah terlambat…”kata jiyeong sambil berlari – lari menuju tempat konser.
“Yaa jiyeong…tunggu aku…”kataku sambil berusaha mengikuti jiyeong.
“Cepatlah…konsernya sudah mulai 5 menit yang lalu….kalau kau terus berjalan seperti itu bisa-bisa kita sampai konsernya sudah usai….”
“Ini semua salahmu…..terlalu lama berdandan….memangnya kau mau nonton konser apa ikut fashion show…..?”
“Wajarlah….namanya saja mau ketemu artis idola..aku harus dandan yang cantik….harus mempersiapkan penampilan maksimalku..”
“ahh molla…..”
Akhirnya kami tiba di tempat konser dan benar saja, konsernya sudah mulai.
“sora, coba kau lihat…..jong hyun tampan bukan….? Dia kelihatan beda ketika di kampuz dengan melihatnya sekarang berdiri memainkan gitarnya itu….?” Kata jiyeong terpesona.
“Hmnnn…….” Gumamku.
“Yaa, apa kau mendengar apa yang aku katakan….?”
“Iyaa. Aku dengar….”
“Aku tidak sia-sia menyukai mereka selama ini…penampilan mereka sangat baik…kau lihat betapa banyaknya orang-orang yang datang pada konser ini…? Ini menandakan mereka mempunya fans yang begitu menyukai mereka….”
“Iya….”
“cn.blue is the best…saranghae…………”
“Yaa, apa yang kau lakukan……?” kataku lalu mencubit lengan jiyeong.
“Memangnya kenapa…..?”
“apa kau tidak malu….?”
“kenapa harus malu…..? semua orang berteriak begitu…..ayo,kau juga cobalah berteriak….”
“Gak mau……”
“Ahh kau memang payah sora….”kata jiyeong lalu terus berteriak histeris.
Melihat jong hyun di atas panggung seperti ini..dia memang terlihat beda. Tidak seperti jong hyun yang ku kenal. dia tersenyum bahagia..ternyata dia manis juga kalo tersenyum. Dia benar-benar terlihat seperti seorang artis jika seperti ini. Andaikan dia tersenyum seperti itu jika bersamaku, mungkin aku akan baik padanya atau mungkin menyukainya. Tapi sayangnya sikapnya tidak seperti itu jika bertemu denganku.
Mwo…..? apa yang aku pikirkan….? Mengapa aku berharap seperti itu…? Apa aku menyukainya….? Tidak mungkin….aku tidak mungkin menyukai jong hyun yang belagu dan sombong….

TO BE CONTINUE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar