Free Flower Cursors at www.totallyfreecursors.com
SEINDAH LANGIT BIRU: First Sight (2)

Rabu, 19 September 2012

First Sight (2)




PART 2
Taman kampuz pagi hari………….
“Huufftt…………………..”
“Ada apa dengan’mu….? Seperti punya beban berat saja…..” Tanya jiyeong padaku.
“Gak kenapa-napa…..”jawabku lesu. Aku benar-benar tidak bersemangat masuk kuliah hari ini setelah kejadian kemarin. Aku malas bertemu dengan si artis belagu itu. Melihat’nya saja membuatku kesal apalagi harus mendampingi’nya selama seminggu. Oh Tuhan….salah apa aku harus kenal orang sombong seperti dia.
“kalo gak kenapa-napa…kenapa kau terlihat lesu begitu…? Gak biasa’nya….apa yang terjadi sebenarnya…?” kata jiyeong menatapku iba.
“Eottokhae jiyeong…..?? aku benar-benar bisa gila di buat’nya…..” kataku frustasi sambil mengacak rambut.
“waeyo….? Apa kau memiliki utang pada seseorang yang tidak bisa kau lunasi lalu orang itu mengejar’mu terus…? Ato kau tak punya uang untuk membayar sewa apartemen’mu itu….? Tenang saja kalo masalah itu….aku akan membantu’mu mencari kerja sehingga semua bisa kau bayari…” kata jiyeong sambil menepuk pundakku dengan maksud menenangkanku.
Pletak……………
“yaa…micheosseo…! Apa aku terlihat seperti itu…..?” kata’ku kesal.
“kenapa kau malah memukulku….?” Tanya jiyeong sambil mengelus kepala’nya yang sakit.
“bukan’nya membantuku , kau malah membuatku kesal…”
“Neo babo…..gimana aku mau membantu’mu kalo kamu gak bilang masalah’nya apa….? Jangan salahkan aku donk sampe berpikir seperti itu….” Kata jiyeong membela diri. Tidak terima di salahkan.
“hehehe…mian…! tolong aku jiyeong…aku gak mau lagi jadi pendamping si artis belagu itu… aku benar-benar bisa gila jika jadi pendamping’nya…. kamu mau yaa ganti’in aku….? Jebal…..” kataku dengan muka minta dikasihani.
“musun soriya…..? si artis belagu? Lee jong hyun maksud’mu…?”Tanya jiyeong bingung.
“Yup….siapa lagi…..”
“kenapa kau bilang dia belagu….?dia itu tampan..senyum’nya manis…dia juga baik..idola para cewek – cewek di korea deh..bukan’nya kau harus bangga….semua orang di kampuz ini iri melihat’mu bisa jadi pendamping’nya selama seminggu. Kau beruntung kim sora bisa dekat dengan lee jong hyun…tapi kenapa kau malah melepaskan kesempatan itu….kau benar-benar aneh..”
“mworago….? Tampan kata’mu…? Senyum’nya manis…? dia baik…? Kalian benar-benar harus memilih idola yang seharus’nya pantas di jadikan idola..bukan model kayak dia itu….belagu…” ejekku.
“Ada apa dengan’mu…..?? apa terjadi sesuatu kemarin saat kau mendampingi’nya….??” Tanya jiyeong penuh selidik.
“banyak..dan itu benar-benar membuatku sangat membenci’nya…..” kataku mantap
“jinnja…..? hmmnnn……..”kata jiyeong dengan tampang seperti orang memikirkan sesuatu yang salah.
“musun soriya…..? jangan berpikir yang macam-macam….” Kataku galak karena melihat gelagat aneh dengan jiyeong.
“Aniya…..tapi……??”
“tapi apa….??”
“jangan sampai yang aku pikirkan malah terjadi…..?? kau bisa jatuh cinta pada’nya….”
“Mworago…..?micheosseo…..?? maldo andwae…aku tidak mungkin jatuh cinta ma orang sombong..menyebalkan dan belagu seperti dia…” teriakku kaget. Jiyeong..kamu benar-benar sudah gila. Bagaimana mungkin aku bisa jatuh cinta sama si artis belagu itu….itu tidak mungkin terjadi…
“mungkin saja….!benci sama cinta beda tipis….”
“ahh molla….! Sudahlah…gak usah di bahas” kataku gak mau membahas’nya. “Jadi gimana….? Kamu maukan….?? Hitung-hitung kamu bisa dekat dengan dia…”bujukku.
“hmmnnn…gimana yaa……? Ok baiklah……aku mau..!” kata jiyeong tersenyum bahagia.
“Gomawoyo jiyeong……..” kataku lalu memeluk’nya. “ aku tau kamu pasti mau…kau khan..,sahabat terbaik’ku…”
“Hehehe…ne..” kata jiyeong membalas pelukanku. “tapi kalo ada mau’nya kau pasti ngomong aku sahabat terbaik’mu..”goda jiyeong.
“Hhehehee…piss……”kataku tersenyum sambil mengangkat 2 jariku tanda piss..^_^
**********************
Dalam kelas….selesai kuliah…..
Akhir’nya selesai juga kuliah hari ini dan sekarang aku bisa bebas karena jiyeong telah menyetujui membantu’ku menjadi pendamping lee jong hyun belagu itu menggantikanku. Aku benar-benar bisa bernapas lega…seperti merasakan kebebasan yang sudah lama aku nantikan dan saat tercapai sungguh sangat bahagia..padahal baru kemarin aku jadi pendamping’nya tapi rasanya kayak bertahun-tahun…! Senang’nya hati’ku…..aku bisa ke perpustakaan karena ada buku yang sangat ingin aku selesaikan untuk membacanya tapi kemaren tertunda karena aku harus mendampingi si artis belagu itu tapi sekarang..aku bisa menyelesaikan’nya. baiklah..it’s time…go to perpustakaan…!
“jiyeong….aku ke perpustakaan yaa….selamat berjuang…” kataku sambil mengedipkan mataku sebelah.
“wuuueekk…kenapa kau terlihat genit seperti itu….” Balas jiyeong berlagak muntah.
“Hehehe…….hwaiting jiyeong…..” kataku tertawa lalu berlalu meninggalkan kelas.
“Yaa eodiya….? Apa kau melupakan tugas’mu…..?” teriak seseorang yang ku kenal.
Siapa lagi yang berani berteriak seperti itu kepadaku kalau bukan si artis belagu itu. Tapi minta maaf…aku gak ada urusan dengan’mu. Aku’pun tetap melangkah’kan kaki’ku meninggalkan kelas tanpa menghiraukan teriakan’nya.
“mian…lee jong hyun ssi…” kata jiyeong malu-malu. “aku yang akan menggantikan sora menjadi pendamping’mu mulai hari ini sampe selesai seminggu kedepan…”
“Mworago….? Shirro…andwae…..harus si mata empat itu…” kata jonghyun lalu berdiri dari kursi’nya.
“Tapi…….” Kata jiyeong tapi sayang lee jong hyun telah berlari mengejarku.
Di luar kelas……
“kau mau kemana..?”kata jong hyun sambil menarik tanganku.
“ lepaskan aku….” Kataku kasar sambil berusaha melepaskan tanganku.
“ternyata kamu orang yang tidak bertanggung-jawab…”
“mworago….?”teriakku lagi. “ck.ck.ck….ternyata kamu budek juga yaa…..!” katanya dengan lirikan mengejek. “baiklah aku ulangi perkataanku….kamu orang’nya tidak bertanggung-jawab…jelasss…..” katanya lagi dengan menatapku tajam.
“Musun soriya…..? aku tidak seperti itu jadi jangan bicara sembarangan. Kamu gak kenal aku…” kataku kesal. “truz..apa nama’nya ini..?menyuruh orang lain mengambil –alih tugas’mu biar kamu bisa bersenang-senang. Apa itu yang di bilang bertanggung-jawab…?”ledek’nya lagi.
“Itu…..itu….! aniya..bukan begitu maksudku……”kataku terbata-bata karena apa yang dia katakana benar.
“sudahlah….kajja……”lalu menarikku pergi.
“Yaa…lepaskan….kita mau kemana…?”tanyaku bingung.
“Bisa gak sih diam dan ikut saja…..” bentak’nya.
“Tapi……..” kata – kataku tertahan..tak melanjutkan’nya lagi karena dia sudah menatapku tajam menyuruhku untuk diam.
Sora……in home…..
Eottokhae omma……?? Aku benar -  benar tidak tenang di buat si artis belagu itu…. Dia membuat hidupku kacau…Kenapa orang itu begitu menyebalkan….? Kenapa dia selalu mengeluarkan kata-kata se’enak perutnya…? Dasar gak sopan…..di pikir karena dia artis dia bisa se’enak’nya bicara sembarangan…..kenapa juga orang-orang bisa menyukai orang seperti dia yang gak ada sedikit’pun sopan santun’nya. Benar-benar aku tidak tahan lagi dengan orang ini..kenapa dia selalu membuatku kesal….
Baru 2 hari..tapi rasa’nya sudah lama sekali…..apa aku akan sanggup bertahan menghadapi’nya selama seminggu…..? 2 hari ini saja dia sudah membuat moodku gak baik… pengen marah terus…. Kenapa aku harus kenal orang seperti dia…..? awas kamu lee jong hyun…si artis belagu….kamu sudah mengusik ketenanganku dan jangan harap kamu akan tenang….
Kring…kring..kring….
 “Yeoboseyo….”
“hallo sora….gimana kabar’mu nak…? Kamu baik-baik saja….?”Tanya seseorang di seberang sana. Dia adalah mamaku.
Mian chingu….aku belum memperkenalkan diri. Baiklah…naneun kim sora imnida. Aku anak tunggal…aku blasteran korea – Indonesia. Aku besar di Indonesia tapi Sejak kuliah setahun yang lalu aku datang ke korea..negara asal papaku. Papaku menetap tinggal di Indonesia sejak menikah dengan mamaku. Aku tinggal di korea seorang diri karena aku gak punya keluarga di sini. Papaku anak tunggal dan opa – omaku sudah lama meninggal ketika aku kecil.
Sebenar’nya orang tuaku tidak mengijinkan aku kuliah di korea karena mereka takut melepas anak gadis mereka satu – satu’nya tinggal seorang diri di korea. Tapi aku berhasil meyakinkan mereka bahwa aku bisa dan juga aku ingin lebih mengenal Negara dan budaya papaku. Walaupun aku besar di Indonesia tapi papaku tidak melupakan budaya’nya untuk tetap mengajarkanku bahasa korea.
“Hallo ma…..iyaa maa aku baik – baik saja…. Mama gimana kabar…? Papa gimana kabar…?
“papa mama baik – baik aja nak….gimana kuliah kamu lancar..? gak ada hambatan khan…?
“Iyaa maa baik – baik aja..gak ada hambatan… gimana kabar rumah..? aku kangen ma…”
“Baguslah klo bgtu…kbar rumah yaa sunyi karena gak ada kamu…iyaa mama papa juga kangen.. tapi sabar aja yaa…nanti juga ketemu……”
“iyaa maa……’
“yaa udah nak yaa…kamu tau nelpon ke luar negeri mahal…. Kamu baik – baik yaa..jangan lupa makan biar gak sakit….”
“Iyaa maa….salam buat papa yaa….mama juga jaga kesehatan….”
“bye….”
Tut..tut..tut……sambungan telepon terputus.
Dorm cn.blue…kamar jong hyun…
Apa aku sudah gila….? Bukan’nya aku harus’nya senang jika si mata empat itu gak jadi pendamping aku lagi Melainkan teman’nya….? setidak’nya aku tidak merasa terganggu dan kesal karenanya….?? Tapi kenapa malah reaksiku tadi berlebihan seperti itu….? Ada apa dengan’ku….? Apa aku menyukai’nya…..?? andwae….itu tidak boleh terjadi….aku mana mungkin secepat itu menyukai’nya….?? lagian dia jauh dari tipe idamanku……
Aku seperti itu bukan karena menyukai’nya tapi hanya kesal dengan’nya….karena dengan se’enaknya meninggalkan tanggung – jawabnya…..dia piker aku anak ayam se’enaknya di pindahkan kesana – kemari….. benar -  benar membuatku kesal….. belum lagi tadi dia berteriak kepadaku….? Apa dia tidak tau kalo aku ini gitaris grup band terkenal sampai dia berani bersikap seperti itu…dasar gak sopaan….. dia pikir dia siapa……berlagak sok seperti itu……baiklah….si mata empat aku ladeni kamu. Tunggu saja nanti……………!
“hyung….” Panggil seseorang.
“yaa min hyuk….kenapa masuk kamarku gak ketuk pintu dulu…..? teriak jong hyun kaget.
“Kata siapa…? Aku sudah mengetuk dan memanggil hyung beberapa kali tapi gak ada jawaban. Trus aku liat pintu gak terkunci yaa aku masuk aja..kirain hyung tidur gitu ternyata asik melamun…hehehe…’
“hehehe..apa katamu…? Jangan asal….sapa yang melamun. Teruz…apa maksud’mu datang ke kamar’ku….? Apa memanggilku untuk makan…? aku lagi gak napsu makan… kalian makan aja duluan…”
“jiaaa…sapa juga yang mau ngajak makan….orang aku kesini mau panggil hyung pergi.. semua orang sudah berkumpul di bawah hanya hyung yang gak nongol di tungguin.
Memang’nya mau kemana….?” Tanya jong hyun bingung.
“Jangan katakan hyung lupa….kita ada jadwal latihan…” jelas min hyuk curiga.
“mwo……?? Ah jinjja…..aku lupa…” teriak jong hyun lalu bangun dari tidur’nya menuju ke kamar mandi. “ tunggu aku di bawa 15 menit lagi aku turun….” Katanya lalu menutup pintu kamar mandi.
“ahh jinjja…..apa yang dia pikirkan….. gak biasa’nya hyung lupa jadwal latihan….dia khan yang selalu mengingatkan kita semua…..”
********************
“Yaa….apa yang kau lakukan….?? Lepaskan aku…..”teriak’ku kaget saat seseorang menarik’ku kasar
“diam dan ikut saja…..”
“aku gak mau sebelum kalian jelaskan apa mau’mu…..?? lagian aku gak kenal kalian siapa…?”Kataku bersikeras melepaskan tanganku.
“kamu gak perlu tau siapa kami… yang pasti manusia kutu buku dengan kacamata bertengger di wajah’mu yang jelek itu….kamu harus ingat….jangan dekati lee jong hyun…” kata seseorang yang menarik tanganku tadi.
“Orang macam kamu gak pantas bersanding dengan dia jadi harap…jangan terlalu bermimpi tinggi karena itu tidak mungkin terjadi….” Kata seseorang di sebelahnya.
“Lagian…mana mau lee jong hyun ma kamu…..? gak ada menarik’nya sekali…. Kamu hidup di planet apa sih…? Kenapa bisa ada orang aneh seperti’mu saat sekarang ini….?” kata seseorang yang menarikku tadi sambil menunjuk wajahku.
“emang kalian siapa…? Kalian gak ada hak melarang aku dekat dengan siapa….? Dan ingat..jangan menghinaku sembarangan….”Kataku kesal. Siapa sih mereka…gak kenal juga udah marah – marah gak jelas…lagian apa yang mereka tuduhkan itu gak benar…hellooo…sapa juga yang bermimpi bersanding dengan si artis belagu itu…? Mimpi aja aku ogah apalagi berharap jadi kenyataan…
“kita adalah seseorang yang menyukai lee jong hyun dan sebentar lagi akan jadi yeojachingu’nya….” kata seseorang yang menarik’ku tadi.
“Hahaha…..tapi belum jadi yeojachingu’nya khan….? Jadi gak ada hak buat larang aku mendekati’nya….” kataku mengejek. Aku benci di rendahkan seperti ini apalagi oleh orang- orang yang gak aku kenal. mereka pikir mereka siapa…menghina orang se’enaknya…
“Yaa….apa kau ingin mati…..?”teriak seseorang yang menarikku tadi lalu mendorongku.
“Yaa….apa yang kalian lakukan pada sahabatku….? Teriak seseorang. Tanpa menoleh’pun aku tau itu jiyeong. Syukurlah jiyeong datang…sejujurnya aku sudah takut mereka akan memukulku.
“Diam saja..ini bukan urusan’mu…” kata teman’nya.
“Mworago…. apa kau ingin kena pukulan gratis….?” Kata jiyeong mendekat lalu mengangkat tangan’nya menunjukkan kepalan tinju’nya.
“Ahh jinnja…….! Ayoo kita pergi….”kata seseorang yang tadi menarik tangan’ku kepada teman’nya. “Ingat yang aku katakana tadi……” katanya lagi sambil melihat ke arahku kesal. Seakan mengatakan..”awas kamu..lain kali kamu gak akan selamat…”
“Kamu gak apa-apa sora….? Apa ada yang sakit…?” kata jiyeong mendekatiku lalu melihat seluruh bagian tubuhku apa ada yang terluka.
“Gwencana jiyeong…..”kataku meyakinkan’nya. “ gomawo atas bantuan’nya….”
“syukurlah…kau tidak apa-apa…”kata jiyeong lega. “apa yang mereka lakukan pada’mu….? Kenapa mereka terlihat marah seperti itu….?” Tanya jiyeong bingung.
“Mollaa….aku juga gak mengerti. Sudahlah..gak usah di pikirkan….” Kataku santai seakan bukan hal yang perlu di permasalahkan. Lagian..aku gak ingin buat jiyeong cemas…
“Ohh gitu..tapi kalo mereka mengganggu’mu lagi kau harus memberitahukan  padaku. Biar aku yang hadapi mereka…” kata jiyeong sambil memukul dadanya seakan orang yang tak terkalahkan. Walaupun tak bisa di pungkiri jiyeong jago taekwondo.
“Ne…..”jawabku mantap. ” kajja….kita pulang” ajakku pada jiyeong lalu menarik’nya pergi meninggalkan tempat itu.
“lalu lee jong hyun…..?”Tanya jiyeong lalu menghentikan langkahnya.
“Ahh biarkan saja….aku lagi gak mood damping dia. Besok aja….aku pengen kita bersantai ria hari ini.”kataku cuek. “Gimana kalo kita ke sauna….?”ajak’ku bersemangat.
“betul juga….kajjaa…….”

TO BE CONTINUE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar