PART 2
Taman kampuz
pagi hari………….
“Huufftt…………………..”
“Ada apa dengan’mu….? Seperti punya
beban berat saja…..” Tanya jiyeong padaku.
“Gak kenapa-napa…..”jawabku lesu.
Aku benar-benar tidak bersemangat masuk kuliah hari ini setelah kejadian
kemarin. Aku malas bertemu dengan si artis belagu itu. Melihat’nya saja
membuatku kesal apalagi harus mendampingi’nya selama seminggu. Oh Tuhan….salah
apa aku harus kenal orang sombong seperti dia.
“kalo gak kenapa-napa…kenapa kau
terlihat lesu begitu…? Gak biasa’nya….apa yang terjadi sebenarnya…?” kata
jiyeong menatapku iba.
“Eottokhae jiyeong…..?? aku
benar-benar bisa gila di buat’nya…..” kataku frustasi sambil mengacak rambut.
“waeyo….? Apa kau memiliki utang
pada seseorang yang tidak bisa kau lunasi lalu orang itu mengejar’mu terus…?
Ato kau tak punya uang untuk membayar sewa apartemen’mu itu….? Tenang saja kalo
masalah itu….aku akan membantu’mu mencari kerja sehingga semua bisa kau
bayari…” kata jiyeong sambil menepuk pundakku dengan maksud menenangkanku.
Pletak……………
“yaa…micheosseo…! Apa aku terlihat
seperti itu…..?” kata’ku kesal.
“kenapa kau malah memukulku….?”
Tanya jiyeong sambil mengelus kepala’nya yang sakit.
“bukan’nya membantuku , kau malah
membuatku kesal…”
“Neo babo…..gimana aku mau
membantu’mu kalo kamu gak bilang masalah’nya apa….? Jangan salahkan aku donk
sampe berpikir seperti itu….” Kata jiyeong membela diri. Tidak terima di
salahkan.
“hehehe…mian…! tolong aku
jiyeong…aku gak mau lagi jadi pendamping si artis belagu itu… aku benar-benar
bisa gila jika jadi pendamping’nya…. kamu mau yaa ganti’in aku….? Jebal…..”
kataku dengan muka minta dikasihani.
“musun soriya…..? si artis
belagu? Lee jong hyun maksud’mu…?”Tanya jiyeong bingung.
“Yup….siapa lagi…..”
“kenapa kau bilang dia
belagu….?dia itu tampan..senyum’nya manis…dia juga baik..idola para cewek –
cewek di korea deh..bukan’nya kau harus bangga….semua orang di kampuz ini iri
melihat’mu bisa jadi pendamping’nya selama seminggu. Kau beruntung kim sora
bisa dekat dengan lee jong hyun…tapi kenapa kau malah melepaskan kesempatan
itu….kau benar-benar aneh..”
“mworago….? Tampan kata’mu…?
Senyum’nya manis…? dia baik…? Kalian benar-benar harus memilih idola yang
seharus’nya pantas di jadikan idola..bukan model kayak dia itu….belagu…”
ejekku.
“Ada apa dengan’mu…..?? apa
terjadi sesuatu kemarin saat kau mendampingi’nya….??” Tanya jiyeong penuh
selidik.
“banyak..dan itu benar-benar
membuatku sangat membenci’nya…..” kataku mantap
“jinnja…..? hmmnnn……..”kata
jiyeong dengan tampang seperti orang memikirkan sesuatu yang salah.
“musun soriya…..? jangan
berpikir yang macam-macam….” Kataku galak karena melihat gelagat aneh dengan
jiyeong.
“Aniya…..tapi……??”
“tapi apa….??”
“jangan sampai yang aku
pikirkan malah terjadi…..?? kau bisa jatuh cinta pada’nya….”
“Mworago…..?micheosseo…..?? maldo
andwae…aku tidak mungkin jatuh cinta ma orang sombong..menyebalkan dan belagu
seperti dia…” teriakku kaget. Jiyeong..kamu benar-benar sudah gila. Bagaimana
mungkin aku bisa jatuh cinta sama si artis belagu itu….itu tidak mungkin
terjadi…
“mungkin saja….!benci sama
cinta beda tipis….”
“ahh molla….! Sudahlah…gak
usah di bahas” kataku gak mau membahas’nya. “Jadi gimana….? Kamu maukan….??
Hitung-hitung kamu bisa dekat dengan dia…”bujukku.
“hmmnnn…gimana yaa……? Ok
baiklah……aku mau..!” kata jiyeong tersenyum bahagia.
“Gomawoyo jiyeong……..” kataku
lalu memeluk’nya. “ aku tau kamu pasti mau…kau khan..,sahabat terbaik’ku…”
“Hehehe…ne..” kata jiyeong
membalas pelukanku. “tapi kalo ada mau’nya kau pasti ngomong aku sahabat
terbaik’mu..”goda jiyeong.
“Hhehehee…piss……”kataku
tersenyum sambil mengangkat 2 jariku tanda piss..^_^
**********************
Dalam
kelas….selesai kuliah…..
Akhir’nya selesai juga kuliah
hari ini dan sekarang aku bisa bebas karena jiyeong telah menyetujui
membantu’ku menjadi pendamping lee jong hyun belagu itu menggantikanku. Aku
benar-benar bisa bernapas lega…seperti merasakan kebebasan yang sudah lama aku
nantikan dan saat tercapai sungguh sangat bahagia..padahal baru kemarin aku
jadi pendamping’nya tapi rasanya kayak bertahun-tahun…! Senang’nya hati’ku…..aku
bisa ke perpustakaan karena ada buku yang sangat ingin aku selesaikan untuk
membacanya tapi kemaren tertunda karena aku harus mendampingi si artis belagu
itu tapi sekarang..aku bisa menyelesaikan’nya. baiklah..it’s time…go to
perpustakaan…!
“jiyeong….aku ke perpustakaan
yaa….selamat berjuang…” kataku sambil mengedipkan mataku sebelah.
“wuuueekk…kenapa kau terlihat
genit seperti itu….” Balas jiyeong berlagak muntah.
“Hehehe…….hwaiting
jiyeong…..” kataku tertawa lalu berlalu meninggalkan kelas.
“Yaa eodiya….? Apa kau
melupakan tugas’mu…..?” teriak seseorang yang ku kenal.
Siapa lagi yang berani
berteriak seperti itu kepadaku kalau bukan si artis belagu itu. Tapi minta
maaf…aku gak ada urusan dengan’mu. Aku’pun tetap melangkah’kan kaki’ku
meninggalkan kelas tanpa menghiraukan teriakan’nya.
“mian…lee jong hyun ssi…”
kata jiyeong malu-malu. “aku yang akan menggantikan sora menjadi pendamping’mu
mulai hari ini sampe selesai seminggu kedepan…”
“Mworago….?
Shirro…andwae…..harus si mata empat itu…” kata jonghyun lalu berdiri dari
kursi’nya.
“Tapi…….” Kata jiyeong tapi
sayang lee jong hyun telah berlari mengejarku.
Di luar kelas……
“kau mau kemana..?”kata jong
hyun sambil menarik tanganku.
“ lepaskan aku….” Kataku
kasar sambil berusaha melepaskan tanganku.
“ternyata kamu orang yang
tidak bertanggung-jawab…”
“mworago….?”teriakku lagi. “ck.ck.ck….ternyata
kamu budek juga yaa…..!” katanya dengan lirikan mengejek. “baiklah aku ulangi
perkataanku….kamu orang’nya tidak bertanggung-jawab…jelasss…..” katanya lagi
dengan menatapku tajam.
“Musun soriya…..? aku tidak
seperti itu jadi jangan bicara sembarangan. Kamu gak kenal aku…” kataku kesal.
“truz..apa nama’nya ini..?menyuruh orang lain mengambil –alih tugas’mu biar
kamu bisa bersenang-senang. Apa itu yang di bilang
bertanggung-jawab…?”ledek’nya lagi.
“Itu…..itu….! aniya..bukan
begitu maksudku……”kataku terbata-bata karena apa yang dia katakana benar.
“sudahlah….kajja……”lalu
menarikku pergi.
“Yaa…lepaskan….kita mau
kemana…?”tanyaku bingung.
“Bisa gak sih diam dan ikut
saja…..” bentak’nya.
“Tapi……..” kata – kataku
tertahan..tak melanjutkan’nya lagi karena dia sudah menatapku tajam menyuruhku
untuk diam.
Sora……in home…..
Eottokhae omma……?? Aku benar
- benar tidak tenang di buat si artis
belagu itu…. Dia membuat hidupku kacau…Kenapa orang itu begitu menyebalkan….?
Kenapa dia selalu mengeluarkan kata-kata se’enak perutnya…? Dasar gak
sopan…..di pikir karena dia artis dia bisa se’enak’nya bicara sembarangan…..kenapa
juga orang-orang bisa menyukai orang seperti dia yang gak ada sedikit’pun sopan
santun’nya. Benar-benar aku tidak tahan lagi dengan orang ini..kenapa dia
selalu membuatku kesal….
Baru 2 hari..tapi rasa’nya
sudah lama sekali…..apa aku akan sanggup bertahan menghadapi’nya selama
seminggu…..? 2 hari ini saja dia sudah membuat moodku gak baik… pengen marah
terus…. Kenapa aku harus kenal orang seperti dia…..? awas kamu lee jong hyun…si
artis belagu….kamu sudah mengusik ketenanganku dan jangan harap kamu akan
tenang….
Kring…kring..kring….
“Yeoboseyo….”
“hallo sora….gimana kabar’mu
nak…? Kamu baik-baik saja….?”Tanya seseorang di seberang sana. Dia adalah
mamaku.
Mian chingu….aku belum
memperkenalkan diri. Baiklah…naneun kim sora imnida. Aku anak tunggal…aku
blasteran korea – Indonesia. Aku besar di Indonesia tapi Sejak kuliah setahun
yang lalu aku datang ke korea..negara asal papaku. Papaku menetap tinggal di
Indonesia sejak menikah dengan mamaku. Aku tinggal di korea seorang diri karena
aku gak punya keluarga di sini. Papaku anak tunggal dan opa – omaku sudah lama
meninggal ketika aku kecil.
Sebenar’nya orang tuaku tidak
mengijinkan aku kuliah di korea karena mereka takut melepas anak gadis mereka
satu – satu’nya tinggal seorang diri di korea. Tapi aku berhasil meyakinkan
mereka bahwa aku bisa dan juga aku ingin lebih mengenal Negara dan budaya
papaku. Walaupun aku besar di Indonesia tapi papaku tidak melupakan budaya’nya
untuk tetap mengajarkanku bahasa korea.
“Hallo ma…..iyaa maa aku baik
– baik saja…. Mama gimana kabar…? Papa gimana kabar…?
“papa mama baik – baik aja
nak….gimana kuliah kamu lancar..? gak ada hambatan khan…?
“Iyaa maa baik – baik
aja..gak ada hambatan… gimana kabar rumah..? aku kangen ma…”
“Baguslah klo bgtu…kbar rumah
yaa sunyi karena gak ada kamu…iyaa mama papa juga kangen.. tapi sabar aja
yaa…nanti juga ketemu……”
“iyaa maa……’
“yaa udah nak yaa…kamu tau
nelpon ke luar negeri mahal…. Kamu baik – baik yaa..jangan lupa makan biar gak
sakit….”
“Iyaa maa….salam buat papa
yaa….mama juga jaga kesehatan….”
“bye….”
Tut..tut..tut……sambungan
telepon terputus.
Dorm cn.blue…kamar jong hyun…
Apa aku sudah gila….?
Bukan’nya aku harus’nya senang jika si mata empat itu gak jadi pendamping aku
lagi Melainkan teman’nya….? setidak’nya aku tidak merasa terganggu dan kesal
karenanya….?? Tapi kenapa malah reaksiku tadi berlebihan seperti itu….? Ada apa
dengan’ku….? Apa aku menyukai’nya…..?? andwae….itu tidak boleh terjadi….aku
mana mungkin secepat itu menyukai’nya….?? lagian dia jauh dari tipe idamanku……
Aku seperti itu bukan karena
menyukai’nya tapi hanya kesal dengan’nya….karena dengan se’enaknya meninggalkan
tanggung – jawabnya…..dia piker aku anak ayam se’enaknya di pindahkan kesana –
kemari….. benar - benar membuatku kesal…..
belum lagi tadi dia berteriak kepadaku….? Apa dia tidak tau kalo aku ini
gitaris grup band terkenal sampai dia berani bersikap seperti itu…dasar gak
sopaan….. dia pikir dia siapa……berlagak sok seperti itu……baiklah….si mata empat
aku ladeni kamu. Tunggu saja nanti……………!
“hyung….” Panggil seseorang.
“yaa min hyuk….kenapa masuk
kamarku gak ketuk pintu dulu…..? teriak jong hyun kaget.
“Kata siapa…? Aku sudah
mengetuk dan memanggil hyung beberapa kali tapi gak ada jawaban. Trus aku liat
pintu gak terkunci yaa aku masuk aja..kirain hyung tidur gitu ternyata asik
melamun…hehehe…’
“hehehe..apa katamu…? Jangan
asal….sapa yang melamun. Teruz…apa maksud’mu datang ke kamar’ku….? Apa
memanggilku untuk makan…? aku lagi gak napsu makan… kalian makan aja duluan…”
“jiaaa…sapa juga yang mau
ngajak makan….orang aku kesini mau panggil hyung pergi.. semua orang sudah
berkumpul di bawah hanya hyung yang gak nongol di tungguin.
Memang’nya mau kemana….?”
Tanya jong hyun bingung.
“Jangan katakan hyung
lupa….kita ada jadwal latihan…” jelas min hyuk curiga.
“mwo……?? Ah jinjja…..aku
lupa…” teriak jong hyun lalu bangun dari tidur’nya menuju ke kamar mandi. “
tunggu aku di bawa 15 menit lagi aku turun….” Katanya lalu menutup pintu kamar
mandi.
“ahh jinjja…..apa yang dia
pikirkan….. gak biasa’nya hyung lupa jadwal latihan….dia khan yang selalu
mengingatkan kita semua…..”
********************
“Yaa….apa yang kau lakukan….?? Lepaskan aku…..”teriak’ku kaget saat
seseorang menarik’ku kasar
“diam dan ikut saja…..”
“aku gak mau sebelum kalian jelaskan apa mau’mu…..?? lagian aku gak
kenal kalian siapa…?”Kataku bersikeras melepaskan tanganku.
“kamu gak perlu tau siapa kami… yang pasti manusia kutu buku dengan
kacamata bertengger di wajah’mu yang jelek itu….kamu harus ingat….jangan dekati
lee jong hyun…” kata seseorang yang menarik tanganku tadi.
“Orang macam kamu gak pantas bersanding dengan dia jadi harap…jangan
terlalu bermimpi tinggi karena itu tidak mungkin terjadi….” Kata seseorang di
sebelahnya.
“Lagian…mana mau lee jong hyun ma kamu…..? gak ada menarik’nya sekali….
Kamu hidup di planet apa sih…? Kenapa bisa ada orang aneh seperti’mu saat
sekarang ini….?” kata seseorang yang menarikku tadi sambil menunjuk wajahku.
“emang kalian siapa…? Kalian gak ada hak melarang aku dekat dengan siapa….?
Dan ingat..jangan menghinaku sembarangan….”Kataku kesal. Siapa sih mereka…gak
kenal juga udah marah – marah gak jelas…lagian apa yang mereka tuduhkan itu gak
benar…hellooo…sapa juga yang bermimpi bersanding dengan si artis belagu itu…?
Mimpi aja aku ogah apalagi berharap jadi kenyataan…
“kita adalah seseorang yang menyukai lee jong hyun dan sebentar lagi
akan jadi yeojachingu’nya….” kata seseorang yang menarik’ku tadi.
“Hahaha…..tapi belum jadi yeojachingu’nya khan….? Jadi gak ada hak buat
larang aku mendekati’nya….” kataku mengejek. Aku benci di rendahkan seperti ini
apalagi oleh orang- orang yang gak aku kenal. mereka pikir mereka
siapa…menghina orang se’enaknya…
“Yaa….apa kau ingin mati…..?”teriak seseorang yang menarikku tadi lalu
mendorongku.
“Yaa….apa yang kalian lakukan pada sahabatku….? Teriak seseorang. Tanpa
menoleh’pun aku tau itu jiyeong. Syukurlah jiyeong datang…sejujurnya aku sudah
takut mereka akan memukulku.
“Diam saja..ini bukan urusan’mu…” kata teman’nya.
“Mworago…. apa kau ingin kena pukulan gratis….?” Kata jiyeong mendekat
lalu mengangkat tangan’nya menunjukkan kepalan tinju’nya.
“Ahh jinnja…….! Ayoo kita pergi….”kata seseorang yang tadi menarik
tangan’ku kepada teman’nya. “Ingat yang aku katakana tadi……” katanya lagi
sambil melihat ke arahku kesal. Seakan mengatakan..”awas kamu..lain kali kamu gak akan selamat…”
“Kamu gak apa-apa sora….? Apa ada yang sakit…?” kata jiyeong mendekatiku
lalu melihat seluruh bagian tubuhku apa ada yang terluka.
“Gwencana jiyeong…..”kataku meyakinkan’nya. “ gomawo atas bantuan’nya….”
“syukurlah…kau tidak apa-apa…”kata jiyeong lega. “apa yang mereka
lakukan pada’mu….? Kenapa mereka terlihat marah seperti itu….?” Tanya jiyeong
bingung.
“Mollaa….aku juga gak mengerti. Sudahlah..gak usah di pikirkan….” Kataku
santai seakan bukan hal yang perlu di permasalahkan. Lagian..aku gak ingin buat
jiyeong cemas…
“Ohh gitu..tapi kalo mereka mengganggu’mu lagi kau harus
memberitahukan padaku. Biar aku yang
hadapi mereka…” kata jiyeong sambil memukul dadanya seakan orang yang tak
terkalahkan. Walaupun tak bisa di pungkiri jiyeong jago taekwondo.
“Ne…..”jawabku mantap. ” kajja….kita pulang” ajakku pada jiyeong lalu
menarik’nya pergi meninggalkan tempat itu.
“lalu lee jong hyun…..?”Tanya jiyeong lalu menghentikan langkahnya.
“Ahh biarkan saja….aku lagi gak mood damping dia. Besok aja….aku pengen
kita bersantai ria hari ini.”kataku cuek. “Gimana kalo kita ke sauna….?”ajak’ku
bersemangat.
“betul juga….kajjaa…….”
TO BE CONTINUE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar